Ketimpangan Sosial di Masyarakat

1. Ketimpangan apa yang terjadi di lingkungan kalian? 
  =>Pendidikan zaman dahulu dengan pendidikan di era sekarang yang ada di Dukuh Karangtengah
Di daerah sekitar kita, khususnya di dukuh Karangtengah masih terdapat beberapa ketimpangan pada bidang pendidikan. 
Ketimpangan ini terjadi ketika seseorang tidak memiliki akses yang cukup ke pendidikan. Akibatnya, pikiran mereka tidak berkembang dengan baik dan mungkin cenderung tradisional.

2. Faktor penyebabnya apa , jelaskan!
   =>Ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketimpangan ini diantaranya karena faktor biaya yang tidak sanggup dipenuhi untuk membiayai sekolah ke jenjang yang lebih tinggi seperti untuk masuk ke Perguruan tinggi, ada juga faktor lainnya yaitu karena belum meratanya sarana dan prasarana pendidikan, seperti gedung-gedung sekolah dan tenaga kerja yang menjangkau hingga pelosok wilayah serta pemikiran masyarakat dahulu yang tidak begitu mementingkan pendidikan yang tinggi. 

3. Pendidikan nya bagaimana? 
   =>Pendidikan yang terdapat di daerah Karang tengah juga tergolong cukup bagus walaupun ada beberapa yang masih perlu diperhatikan.

4. Pekerjaan/pendapatan
   =>Mungkin ada kaitannya dengan pendidikan dan pekerjaan masyarakat. Pendidikan memang sangat penting dalam dunia kerja, Pendidikan bukan merupakan satu-satunya faktor yang dapat menunjang karier. Pendidikan tinggi tentu tidak akan berarti tanpa diimbangi dengan skill yang dimiliki. Oleh sebab itu, skill juga menjadi salah satu faktor saat ini untuk memasuki dunia kerja. Mungkin di dukuh Karangtengah pada zaman dahulu yang pendidikannya masih kurang, mungkin akan berpengaruh terhadap pekerjaan masyarakatnya yang mungkin mayoritas sebagai petani, tetapi di era sekarang banyak sekali orang yang menempuh pendidikan tinggi sehingga berpengaruh terhadap pekerjaan masyarakat yang begitu beragam, seperti pegawai negeri, pengusaha, pedagang dan lain lain. 

5. Pengaruh Kekuasaan
  => Untuk masalah adanya pengaruh kekuasaan mungkin itu masih terjadi tapi tidak begitu sering. Pengaruh ini maksudnya kekuasaan yang hanya dimiliki oleh golongan tertentu dan tidak memberikan kesempatan pada kelompok/individu lain untuk mengaksesnya, yang bisa digunakan untuk mengakses pendidikan yang diinginkan,hal tersebut yang dapat menyebabkan ketimpangan sosial. 

6. Pembangunan
  =>pembangunan di dukuh Karangtengah masih berjalan walau pun masih ada beberapa ketimpangan yang belum keseluruhan di atasi. 

7. Stratifikasi Sosial
   => Di dukuh Karangtengah juga memiliki stratifikasi sosial tetapi tidak begitu menonjol sehingga tidak begitu menunjukkan kesenjangan sosial di masyarakat. kelompok stratifikasi sosial di daerah tersebut, di antaranya: Kelas sosial tinggi, misalnya pegawai negeri, pengusaha, dan lain-lain. Kelas sosial menengah, misalnya: guru, pengusaha kecil dan menengah. Kelas sosial bawah, misalnya buruh, petani dan pedagang kecil.


8. Mobilitas Sosial
  =>Mobilitas yang terjadi dari masa lampau sampai masa moderen ini bisa di bilang kemajuan lebih signifikan, hal ini di sebabkan karena masyarakat dukuh Karangtengah memiliki rasa untuk pendidikan yang maju apa lagi sekarang bidang pendidikan dukuh Karangtengah di bantu dengan adanya beberapa masyarakat yang mendapatkan beasiswa kabupaten. 

9. Struktur sosial
  =>Struktur sosial yang ada di masyarakat dukuh Karangtengah tersebut yaitu Luwes, dikarenakan dari masa lampau masyarakat dukuh Karangtengah yang tidak sanggup dipenuhi biaya sekolah ke jenjang perguruan tinggi sekarang sudah di permudah dengan program beasiswa PemKab Rembang, selain itu juga pekerjaan masyarakat dukuh Karangtengah yang dulunya mayoritas bekerja sebagai petani dengan alat pertanian tradisional/seadanya sekarang dengan adanya pendidikan pertanian menjadikan petani lebih mudah dan maju untuk perkerjaanya. 

10. Komposisi Persebaran
  => Komposisi persebaran penduduk dukuh Karang Tengah desa Pamotan dengan jumlah KK 108 yang dahulunya mayoritas pekerjaannya Petani dan Pedagang namun setelah mengenal adanya pendidikan penduduk dukuh Karang Tengah menjadikan lebih maju yang sekarang memiliki berbagai jenis pekerjaan seperti: PNS, pegawai bank,dll. 

11. Jenis Ketimpangan
  => Ketimpangan dalam pengembangan diri manusia/ Kualitas Pendidikan. 
Tidak semua lembaga pendidikan menawarkan kualitas yang sama. Ketimpangan dalam kualitas pendidikan dapat terjadi baik antara lembaga pendidikan di daerah yang sama maupun antara daerah-daerah yang berbeda.
Faktor-faktor seperti kurikulum yang tidak memadai, kekurangan guru yang berkualitas, dan fasilitas pendidikan yang terbatas dapat menyebabkan ketimpangan dalam hasil belajar siswa.

12. Dampak negatif dari ketimpangan tersebut diantaranya:
- Lingkungan sekolah yang tidak berkualitas.
- Kurangnya kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas bagi maayarakat kurang mampu.
- Kualitas lulusan yang kurang memadai.
- Fasilitas yang tidak sama.

Dampak positif dari ketimpangan tersebut diantaranya:
- Mendorong Pengembangan Sumber Daya Manusia.
- Mendorong Motivasi dan Inovasi.


Anggota Kelompok:
1. Nisa Fitria (24) 
2. Silvyna Zumrotul K (33) 
3. Kamilatun Ni'mah (15) 
4. Dwi Noviyanti ( 7 ) 
5. Danang Aji P ( 6 ) 
6. Ainul Yakin (1) 

Postingan populer dari blog ini

Keragaman Perubahan Sosial di Berbagai Desa

Kisah Ibu Rukayah Sang Pengrajin Gerabah Balongan